Wednesday, April 25, 2012

Adab berada di Masjid


1.    Masjid bukanlah rumah atau bangunan biasa, tetapi Rumah Allah
2.    Setiap Muslim wajib menghormati dan memuliakan masjid
3.    Muslim yang memuliakan masjid mulia kedudukannya di sisi Allah
4.    Setiap Muslim seyogyanya memelihara adab-adab masjid
5.    Masuk masjid dengan kaki kanan dan keluar dengan kaki kiri
6.    Sebelum duduk, kerjakan salat sunat dua rakaat.
Sabda Nabi SAW:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ
“Apabila salah seorang daripada kamu masuk ke masjid, maka hendaklah dia melakukan rukuk (shalat) sebanyak dua rakaat sebelum dia duduk” (H.R. Bukhari-Muslim)

7.    Tidak membawa bau-bauan, termasuk tidak merokok di dalam masjid
8.    Tidak main-main, ribut, dan tertawa-tawa di masjid
9.    Tidak meludah, membuang ingus dan sampah di masjid
10. Tidak berdagang (bertransaksi) di masjid
11. Tidak mengumumkan barang hilang di masjid
12. Tidak bikin kotor dan mencoret-coret masjid
13. Tidak mengutak-atik barang masjid
14. Tidak ngorol urusan dunia di masjid
15. Tidak membawa benda-benda tajam ke masjid
16. Tidak menyelipkan sampah/kootoran di bawah karpet masjid
17. Tidak melangkahi orang yang duduk di masjid
18. Dibolehkan tiduran di masjid dengan maksud untuk I’tikaf

Dzikir menuju masjid



 اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِيْ نُوْرًا  وَفِى لِسَانِى نُوْرًا  وَاجْعَلْ فِى سَمْعِيْ نُوْرًا
وَاجْعَلْ فِى بَصَرِيْ نُوْرًا  وَاجْعَلْ مِنْ خَلْفِيْ نُوْرًا  وَ مِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا
وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِى نُوْرًا  وَمِنْ تَحْتِى نُوْرًا  اَللَّهُمَّ اعْطِنِيْ نُوْرًا

“ya Allah, jadikanlah cahaya dalam hatiku, pada lisanku, pendengaranku, penglihatanku, dari belakangku, depanku, atasku, dan dari bawahku. Ya Allah, berikanlah aku cahaya.” (HR. muslim 1/530 bukhori serta fathul bari 11/116)

Dzikir ketika masuk rumah



بِسْــمِ اللَّهِ وَلَجْنَا، وَ بِسْــمِ اللَّهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى اللَّهِ رَبَّنَا تَوَكَّلْنَا

“dengan menyebut nama Allah , kami masuk dan dengan nama Allah, kami keluar dan hanya kepada Allah kami bertawakal (lalu memberi salam kepada penghuni rumah).” (HR.abu dawud dengan sanad shahih 4/325)

Dzikir ketika keluar rumah



بِسْــمِ اللَّهِ تَوَكَلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ الَأبِاللَّهِ

“dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.” (HR. abu dawud, 4/325, shahih tirmidzi 3/151)

Do`a naik kendaraan

 بِسْــمِ اللَّهِ الْحَمْدُلِلَّهِ سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّاإِلَى
رَبِّنَالَمُنْقَلِبُوْنَ
اَلْحَمْدُلِلَّهِ، اَلْحَمْدُلِلَّهِ، اَلْحَمْدُلِلَّهِ، اَللَّـهُ اَكْبَرُ، اَللَّـهُ اَكْبَرُ، اَللَّـهُ اَكْبَرُ،
سُبْحَانَكَ اللَّـهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَاغْفِرْلِى، فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّأَنْتَ
“dengan menyebut nama Allah, segala puji bagi Allah, maha suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak dapat mengendalikannya dan kepada Robb kami, kami akan kembali. segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah, segala puji bagi Allah, Allah maha besar, maha suci Engkau, ya Allah, sesungguhnya kau telah berbuat aniaya terhadap diriku, maka ampunilah aku, sebab tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”


Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template